Terjadi penembakkan di sekolah menewaskan 19 anak anak di AS - Close the news

Terjadi penembakkan di sekolah menewaskan 19 anak anak di AS
closethenews.com - 2022/05/25

Suatu penembakan di sekolah baru- baru ini di AS membunuh 19 kanak- kanak serta 2 orang berusia. Kriminolog Britta Bannenberg menarangkan motif di balik aksi tersebut serta gimana perihal itu bisa dicegah lebih dahulu.

tagesschau24: Sayangnya, amukan terjalin lagi serta lagi di AS. Pada tahun kemudian saja, lebih dari 60 dicoba dengan senjata api. Kenapa aksi ini terdapat dengan keteraturan tertentu? Britta Bannenberg: Aksi yang sangat sangat jarang ini kesimpulannya bereaksi terhadap dampak media.

Dengan kata lain, mereka yang cenderung melaksanakan kejahatan yang merancang suatu semacam ini pada dasarnya memilah waktu bersumber pada apakah kejahatan lebih dahulu sudah diliput oleh media. Serta pasti saja terdapat permasalahan besar dengan ketersediaan senjata di AS, paling utama senapan serbu berat ini.

tagesschau24: Dalam pembicaraan pendahuluan Kamu mengatakan kalau amukan terkadang terjalin secara berentetan. Jadi seberapa besar bahaya dari apa yang diucap dampak Werther- tiruan sehabis pembunuhan besar- besaran? Bannenberg: Dampak Werther tidak lumayan berlaku.

Para pelakon ini bertujuan buat banyak atensi media. Itu bagian dari motivasi mereka. Mereka penuh kebencian, penuh ketidaksukaan terhadap warga. Serta bila Kamu berangkat ke sekolah serta menewaskan kanak- kanak, pasti saja atensi media serta sosial sangat besar.

Pelakon semacam itu- baik muda ataupun dewasa- telah mempunyai aksi semacam itu dalam benak mereka buat waktu yang sangat lama.

Serta mereka pada dasarnya mau jadi abadi secara tidak rasional, apalagi bila mereka mati dalam aksi ataupun sesudahnya. Ini sudah diteliti dengan sangat baik di Jerman: Kami ketahui betul kalau kendala mental merupakan bawah untuk pelakon semacam itu. Namun di Jerman kami pula mempunyai suasana yang berbeda.

Kami tidak mempunyai ketersediaan senjata itu- dan aku pikir kami cuma belajar sedikit lebih banyak. Kami lebih baik- meskipun kami bisa jadi tidak sempurna- pada penilaian dini fakta aksi tersebut. Lebih banyak terjalin di Jerman dalam perihal penangkalan.

tagesschau24: Apa lagi yang Kamu tahu tentang jiwa orang- orang bersenjata? Apa yang terjalin di benak orang- orang ini buat melaksanakan perbuatan kejam semacam itu? Bannenberg: Ini merupakan pelakon yang sangat sangat jarang. Mereka penyendiri.

Mereka hadapi kendala mental, umumnya dalam penafsiran kendala karakter. Pada orang berusia, terdapat pula skizofrenia paranoid- yaitu kendala delusi. Perihal ini tidak umumnya terjalin dengan pelanggar muda. Ini merupakan penyendiri muda yang bergaya- gaya, tidak empati. Mereka tidak mempunyai simpati serta kesimpulannya tidak bersimpati pada korban mereka ataupun orang lain.

Mereka memandang diri mereka selaku korban warga serta meningkatkan fantasi tentang pembunuhan serta kebencian yang besar. Setelah itu mereka merancang aksi mereka, serta dari sudut pandang mereka, itu merupakan perihal yang hebat. Dari sudut pandang mereka, itu merupakan balas dendam pada warga. Pada kesimpulannya, pasti saja, ini sama sekali tidak rasional.